Lubuklinggau,(Amanat Sriwijaya)-Dugaan pembangunan tempat hiburan malam di wilayah Utara I, menjadi ancaman keselamatan Regenerasi Pemuda Di Lubuklinggau, terkhusus diwilayah Utara I. 28/7/2025
Rendy Darma Putra Ketua Barisan Pemuda Utara ( BAPURA ) angkat bicara, menolak keras bila benar adanya Pembangunan Diskotik Golden Club tempat Hiburan malam diatas tanah Utara I
” Sudah cukup pembangunan tempat-tempat MAKSIAT, tempat-tempat yang merusak Estetika diwilayah Utara I, terlebih diutara I ini sudah banyak tempat hiburan malam yang tidak jelas dan masih menjadi kegaduhan ditengah-tengah masyarakat, mau ditambah lagi dengan pembangunan tempat hiburan malam baru, lebih baik dihentikan semuanya! ” Ucapnya.
Rendi menambahkan, Seperti yang kita ketahui, tempat hiburan malam memiliki dampak yang sangat negatif bagi masyarakat terkhususnya bagi kaum Muda, tempat yang disinyalir menjadi tempat pengedaran Narkotika dan mengarah ke pergaulan bebas dan penyakit masyarakat lainnya.
” Yang sangat disayangkan pembangunan tempat hiburan malam ini sangat berdekatan dengan Sekolah Alam dan pemukiman penduduk, Sehingga Berpotensi merusak Generasi Muda dan masyarakat kedepannya ” ucap Rendy
Lanjut nya, ” Kami sepakat apa yang disampaikan oleh Kakanda Heri Padri Ketua LPM Kelurahan Belalau 1, Yang menolak dengan keras pembangunan Diskotik Golden Club yang membawa kemudharatan dan merusak moral generasi muda, dan juga pembangunan tempat hiburan malam ini belum ada kejelasan Perizinannya. ” Tambahnya
BAPURA juga mendesak Aparat Penegak Hukum untuk tidak lalai dan segera melakukan penertiban dan pengendalian situasi diwilayah Lubuklinggau Utara I, serta kami juga meminta kepada pemerintah Kota Lubuklinggau agar tidak memberikan Izin apapun kepada Diskotik Golden Club, dan kami tekankan kepada pengelola Diskotik Golden Club agar segera menghentikan segala aktivitas pembangunan tersebut !.
Barisan Pemuda Utara ( BAPURA ) mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung Upaya penegakan aturan demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, sesuai dengan nilai budaya dan nilai-nilai sosial yang berlaku untuk menjaga ketertiban diwilayah Lubuklinggau Utara I.
” Jika himbauan ini masih tetap diabaikan, maka kami akan turun kejalan melakukan Aksi Demonstrasi ” tutupnya.(*)










